Manusiakanlah Manusia: Untuk Jamaah Takfiriyah

April 11, 2007 at 11:23 pm 24 komentar

Diatas itu hanyalah beberapa contoh kecil dari berjuta-juta dalil yang bisa kita saksikan dalam kitab-kitab sejarah dan yang bisa kita jadikan bukti bahwa tidaklah menjadi sebuah kelaziman bahwa apa yang tidak dilakukan oleh Kanjeng Nabi tetapi kita melakukannya adalah TBC. Apalagi dalil untuk itu hanya karena berdasarkan “Karena Rasulullah s.a.w. tidak pernah melakukannya”. Aneh memang. Dengan demikian berdasarkan fakta sejarah dan bukti nyata, maka jangan salahkan jika saya sangat yakin bahwa Ibnu Taimiyah dan M bin Abdul Wahhab keberadannya adalah benar-benar benalu dalam Islam. Bahwa benar-benar fatwa mereka adalah untuk menurunkan derajat manusia kedlam titik yang paling rendah.

Manusiakanlah Manusia: Untuk Jamaah Takfiriyah

Maaf dan beribu-ribu maaf karena sampai saat ini saya belum mendapat kesempatan untuk menjawab komentar-komentar yang berseliweran di tulisan saya. Karena memang saya benar-benar sibuk minggu-minggu ini. Bukannya saya tidak mau menjawabnya, akan tetapi karena soalan yang dilontarkan oleh pemeluk Mazhab Takfiriyah ini akan terjawab dengan sendirinya di tulisan-tulisan saya berikutnya. Dan untuk teman-teman yang telah berusaha menjawab, saya ucapkan terimakasih dan saya hadiahkan sekuntum bunga buat mereka yang selalu memanusiakan manusia dan yang tidak meng-anjingkan manusia. [mencomot istilahnya wadehel].

Loh kok judulnya agak sedikit garang…?? Iyalah…lah mazhab yang mengaku sebagai salafy ini sejak kapan pernah menganggap manusia itu sebagai manusia, mereka senang dan orgasme ketika mereka menjulurkan moncongnya sambil mendakwa bagi mereka yang tidak semazhab dan seiman dengannya melalui fatwa-fatwa ulama mereka dengan sebutan sesat dan kafir. Tentu saja jimat andalan mereka adalah TBC. Penalaran yang pendek dan kaku terhadap teks-teks al-Quran dan Hadist inilah yang membuat mereka masuk dalam lubang TBC tanpa disadarinya. Kalau saja dakwaan mereka itu benar adanya bahwa satu amalan atau pekerjaan ibadah itu di anggap TBC hanya karena Kanjeng Nabi s.a.w. tidak pernah melakukan lalu kenapa sebagian sahabat juga melakukannya…?? Dan toh sampai saat ini mereka juga mengamininya. Kenapa pangkat TBC itu tidak disematkan di jidat mereka sendiri dan para sahabat Nabi…??.

Satu contoh kecil dan konkret adalah apa yang telah dilakukan oleh khalifah pertama, kedua, ketiga dan keempat. Misalnya pada zaman Abu Bakar kenapa khalifah ini mewasiyatkan dan melimpahkan tampuk kekhalifahan kepada Umar Bin Khattab..??. bukankah kanjeng Nabi s.a.w. tidak pernah melakukanya..??? kenapa wahai… Takfiriyuun….. anda tidak menganggap perbuatan itu sebagai bi’dah..??. Kasus kedua misalnya yang pernah dilakukan oleh Khalifah kedua dan tidak pernah dijalankan oleh Kanjeng Nabi s.a.w. adalah menghilangkan kalimat “Hayya ala khairil amal” pada setiap adzan dan menambah kalimat “ Asholaatu khairu minan naum” pada adzan subuh..???. Bukankah ini bukti menambah dan mengurangi apa-apa yang telah dilakukan oleh kanjeng Nabi..??? Bid’ahkah mereka..????.

Dalam kasus khalifah ketiga misalnya, Khalifah Usman bin Affan juga membolehkan sholat Tamam [sempurna][tanpa qhasar] ketika seseorang itu musafir dan melebihi batas…. Padahal sejak zaman Kanjeng Nabi s.a.w. dan para sahabat perbuatan itu tidak pernah dilakukannya. Kenapa anda tidak mengatakan Khalifah ketiga telah melakukan bid’ah. Lalu untuk khalifah yang ke empat Ali bin Abi Thalib adalah ketika beliau bertawassul di pusara kanjeng Nabi s.a.w. [lihat tulisan saya Menjawab Soalan Jammaah takfiriyah]. Terkena penyakit TBCkah mereka-mereka itu..??. atau malahan hakekat wujud anda itulah yang TBC.

Diatas itu hanyalah beberapa contoh kecil dari berjuta-juta dalil yang bisa kita saksikan dalam kitab-kitab sejarah dan yang bisa kita jadikan bukti bahwa tidaklah menjadi sebuah kelaziman bahwa apa yang tidak dilakukan oleh Kanjeng Nabi tetapi kita melakukannya adalah TBC. Apalagi dalil untuk itu hanya karena berdasarkan “Karena Rasulullah s.a.w. tidak pernah melakukannya”. Aneh memang. Dengan demikian berdasarkan fakta sejarah dan bukti nyata, maka jangan salahkan jika saya sangat yakin bahwa Ibnu Taimiyah dan M bin Abdul Wahhab keberadannya adalah benar-benar benalu dalam Islam. Bahwa benar-benar fatwa mereka adalah untuk menurunkan derajat manusia kedlam titik yang paling rendah. Allahu A’lam

Iklan

Entry filed under: abdul wahhab, ahmad bin hanbal, As-Salafiyah, bid'ah, Blogroll, ibnu Taimiyah, Islam, mazhab salafi, mazhab wahabi, Salaf, salafi, salafi/y, salafy, syirik, tabarruk, tawassul, Uncategorized, Wahabi/Salafi, Wahabisme, wahhab, wahhabi, ziarah kubur.

Maulid Nabi antara Halal dan Haram: Kritik atas Jamaah Takfiriyah Mereka Menghalalkan Darah Kaum Muslimin

24 Komentar Add your own

  • 1. acheng  |  April 12, 2007 pukul 7:31 am

    waduuuh menakutkan sekali yaa! biar orang-orang Wahabi diungsikan aja desh ke gunung-gunung.

    Balas
  • 2. joesatch  |  April 12, 2007 pukul 9:01 am

    orang2 wahaby yang mengaku salafy itu memang butuh dibina…
    dibinasakan, maksudku 😛

    Balas
  • 3. narimo  |  April 14, 2007 pukul 7:13 am

    jangan garang-garang kang, tetaplah tunjukkan islam itu indah

    Balas
  • 4. Tasbihin saleh  |  April 14, 2007 pukul 2:11 pm

    Ah Kang Azwaja sok tahu, pilah2in yg takfiriyah ama yg bukan emang apa dalilnya klo wahabi itu sesat dan sebagai kelompok takfiriyah, di indonesia gerakan wahabi mulus di terima banyak masyarakat, sedang yg lain kaya syi`ah itu apa diam2 pengecut, diem2 buntingin org pake kedok mut`ah nya, muslim apaan itu?

    Balas
  • 5. Aswaja  |  April 14, 2007 pukul 11:44 pm

    Tasbihin….. anda baca tuisan saya dan renungkanlah….!!!

    Balas
  • 6. Maulana  |  April 16, 2007 pukul 12:55 am

    Wah…….seru juga Wahabisme ini, emangnya Jamaah takfiriyah bukan manusia sehingga harus dimanusiakan, apa mereka ada potensi tuk jadi manusia sesuai gambaran saudara Aswaja, hehe…..he seng penting komentar!

    Balas
  • 7. jalalaen  |  April 17, 2007 pukul 6:58 am

    tasbihiin… dakwah wahabi mulus karena banyak fulus. saya tuh pernah jadi pengurus atas di persis yang nota bene Wahabi. memang kerajaan saudi menyediakan dana yang besar untuk mendakwahkan ajarannya dan menghantam ajaran syi’ah di berbagai negara khususnya di Indonesia. saya tahu benar orang2, yayasan2 dan situs2 mana saja yang mendapat suply besar dari saudi. setelah saya lacak, ternyata ada kaitannya dengan Inggeris dan Amerika yang ingin memecah belah Islam dan sangat memusuhi Iran yang syi’ah itu.

    Balas
  • 8. jalalaen  |  April 17, 2007 pukul 7:05 am

    tasbihiin… dakwah wahabi mulus karena banyak fulus. saya tuh pernah jadi pengurus di jamaah tabligh yang nota bene Wahabi. memang kerajaan saudi menyediakan dana yang besar untuk mendakwahkan ajarannya dan menghantam ajaran syi’ah di berbagai negara khususnya di Indonesia. saya tahu benar orang2, yayasan2 dan situs2 mana saja yang mendapat suply besar dari saudi. setelah saya lacak, ternyata ada kaitannya dengan Inggeris dan Amerika yang ingin memecah belah Islam dan sangat memusuhi Iran yang syi’ah itu.

    Balas
  • 9. jalalaen  |  April 17, 2007 pukul 7:10 am

    jadi tasbihiin! kalau anda tidak kecepretan fulusnya, maka cepatlah tinggalkan ajaran wahabisme, agar anda tidak merugi di dunia maupun di akherat.

    Balas
  • 10. bondet  |  Mei 1, 2007 pukul 11:53 am

    kang aswaja, memang repot kita mengikuti logika wahabi, seperti contoh-contoh kang aswaja diatas tentang perbuatan para sahabat, bahwa tidak semua yang tidak dilakukan Nabi saw adalah bid’ah biasanya wahabi kalo dikasi contoh seperti itu mereka menjawab lho itu kan sahabat, kita-kita ini apa dibanding mereka? jawaban kang aswaja gimana? apa sahabat dikasi hak istimewa boleh melakukan bid’ah menurut wahabi?

    saya rasa selama hal-hal yang baru tidak ada bukti nash yang mengharamkannya maka itu boleh-boleh saja, benar ngagak kang? mohon pencerahannya.

    herannya saya, sekarang wahabi termasuk yang di indonesia, mendakwah bahwa kerajaan saudi adalah pemerintahan yang paling islami. bukankah bentuk kerajaan itu sendiri BID’AH BESAR. karena tidak dipraktekkan Nabi saw.?

    juga bukakanh empat khalifa yang dijuluki ar-rasyidun termasuk wahabi mengakui perbuatan mereka sebagai hujjah. mereka semua diangkat dan dipilih (walau pemilihan 4 khalifa tersebut berbeda satu sama lain) namun tidak turun temurun SEPERTI RAJA SAUDI dan pemilihan Raja saudi tidak mencontoh tradis empat khalifa tersebut.

    LALU BAGAIMANA mereka kok tidak mencap KERAJAAN SAUDI ADALAH BID’AH? malah Imam mereka M. Abdulwahab termasuk pendiri kerajaan tersebut itu sendiri, dengan membaiat Raja Pertama dinansti al-Saud, apakah M. Abdulwahab LUPA TASBIH BID’AH nya, yang diucapkan mulai bangun tidur sampai mau tidur?
    Kenapa M. Abdulwahab dan pengikutnya tidak mengikuti sunnah Nabi saw dan sunnah empat khalifa tersebut dalam hal ini?
    Gimana kang fenomena pemikiran mereka ini?

    matur nuwun kang, tulisan-tulisan kang aswaja membikin saya melek tentang gerakan salafi wahaby yang berpikiran “cupet” ini, dengan jargon pemurnian Islam. kembali kepada sunnah Nabi saw dan prilaku salaf. ternyata kang aswaja membuktikan bahwa mereka sendiri menyalahi salaf!

    Balas
  • 11. narimo  |  Mei 8, 2007 pukul 9:51 am

    itulah wahabi, kalo embahnya wahabi yang membuat bid’ah (dgn kerajaan) mereka kan jawab :”itu khan laen….”
    kalau di dompetnya ada foto KTP/sim, mereka jawab :”itu khan dharurot…”
    pokoknya aneh-aneh deh alasan mereka, saya sih sering dengerin ta’lim mereka, nambah-nambah koleksi lelucon…….gitu….

    Balas
  • 12. bond  |  Juni 18, 2007 pukul 4:04 am

    hehehehehehe…..
    lucu jg yaaa….

    Balas
  • 13. abu yusuf  |  Juni 18, 2007 pukul 2:56 pm

    Ikwani fillah sekalian semoga kita selalu dalam lindunganNya dan menyatukan kita dalam Sunnah RosulNya.
    ikhwani fillah yang ana tahu tentang sebagian sejarah dari M Abdul Wahab adalah katika beliau berdakwah hampir di setiap tempat diusir karena tidak sepaham dengan ulama-ulama yang tidak sepaham dengannya yang dekat dengan pemerintah. Diusir ketika memurnikan Laa ilaaha ilalloh dengan membongkar masjid-masjid yang dibangun diatas atau menghadap kubur, yang mengeramatkan orang-orang sholih. Menegakkan Muhammadurrosululloh bahwa Muhammad itu adalah utusanNya dan sebagai utusan maka wajib untuk diikuti Sunnahnya. Ketika diusir maka beliau berpindah-pindah tempat sampai akhirnya beliau berdakwah di wilayah raja Su’ud. Pada saat itu khilafah yang sedang berkuasa adalah utsmaniyah akhir yang mendukung kesyirikan.
    Mereka melihat bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah Su’ud akan mengancam kepentingan mereka di kawasan timur secara umum. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain kecuali menghancurkan pemerintahan ini. Mereka pun menempuh berbagai daya dan upaya di dalam menghancurkan dakwah salafiyah ini, diantaranya adalah :

    Pertama, penebaran publik opini di tengah negeri Islam melawan dakwah Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab. Maka bangkitlah para penganut bid’ah dan khurofat memerangi dakwah Syaikh. Mereka adalah golongan mayoritas di saat itu, yang mana faham quburiyun, khurofiyun, bid’ah dan syirik telah mendarah daging di dalam hati mereka, bahkan parahnya kesultanan Ustmaniyah generasi akhir adalah termasuk pemerintahan yang mendukung kesyirikan dan kebid’ahan ini. Ini semua terjadi setelah Inggris dan Perancis menyebarkan fatwa yang mereka ambil dari Ulama suu’ (jahat) yang menfatwakah bahwa apa yang didakwahkan oleh Syaikh al-Imam adalah rusak(Lihat : ad-Daulat al-Utsmaniyah, DR. Jamal Abdul Hadi, hal. 94 sebagaimana di dalam ad-Daulah al-Utsmaniyah awamilin Nuhudl wa Asbaabis Suquuth karya DR. Ali Muhammad ash-Sholabi. (terj, Bangkit dan Runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah)
    Kedua, Mereka menebarkan fitnah antara gerakan Syaikh al-Imam dengan pemimpin kesultanan Utsmaniyah. Orang-orang Inggris dan Perancis menebarkan racun ke dalam fikiran Sultan Mahmud II, bahwa gerakan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bertujuan untuk memerdekakan Jazirah Arab dan memisahkan diri dari kesultanan. Sultan pun merespon dan berupaya memberangus gerakan Syaikh, padahal seharusnya beliau meragukan nasehat dari kaum kuffar ini, meneliti dan melakukan investigasi terhadap berita ini(hal 95)
    Sesungguhnya para pengikut Dakwah Salafiyah tidak pernah menuntut khilafah sama sekali dan tidak pernah menyatakan penentangan bahwa dirinya tidak tunduk kepada kesultanan. Namun sesungguhnya, perselisihan itu hanyalah ada dalam dua hal yang asasi, yaitu : pertama, permintaan para pengikut gerakan salafi tentang adanya keharusan untuk komitmen para jama’ah haji dalam berpegang teguh dengan manhaj Islam dan mencabut semua yang keluar dari manhaj Islam. Kedua, adanya perasaan pemerintah Utsmaniyah yang merasa tidak berdaya di hadapan kekuasaan gerakan Wahhabi atas kota-kota suci yang berada di Hijaz. Sebab mereka tahu bahwa ketidakmampuan mereka ini berarti penurunan wibawa dan posisi mereka secara politik(Lihat : Qiro’ah Jadidah fit Tarikh al-Utsmani, hal. 183, sebagaimana di dalam ad-Daulah al-Utsmaniyah awamilin Nuhudl wa Asbaabis Suquuth karya DR. Ali Muhammad ash-Sholabi. (terj, Bangkit dan Runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah)
    Sesungguhnya, Inggris dan Perancis mulai dari awal telah membenci gerakan Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab, terlebih setelah pemerintah Alu Su’ud beserta orang-orang Qowashim mampu melakukan serangan telak terhadap Armada Inggris pada tahun 1806 M. sehingga perairan Teluk berada di bawah kekuasaannya

    ikhwani fillah semoga ini barmanfaat bagi kta semua, dan marilah kta berhenti dari menjelek-jelekkan ulama, sebab kita belum tahu kedudukan mereka di hadapan Alloh. Semoga kita selalu diberi petunjukNya

    Balas
  • 14. narimo  |  Juli 10, 2007 pukul 7:16 am

    ikhwani fillah sekalian, tahukah kalian, bahwa dakwa ibnu abdul wahab itu penuh darah dari saudara muslimnya?
    islam yang manakah yang mengajarkan dakwah demikian?

    Balas
  • 15. abu yusuf  |  Juli 14, 2007 pukul 3:59 pm

    oiya? benarkah dakwah Muhammad bin Abdul Wahab itu penuh pertumpahan darah? kalu boleh tahu di bagian mana ya? bagi saya pertumpahan darah dilakukan jika memang harus dilakukan seperti yang dilakukan oleh sahabat Ali bin Abi Tholib yang memerangi orang orang khowarij pimpinan Abdulloh bin Saba’ yang orang khowarij itu berlebihan dalam agama dan menganggap orang yang melakukan dosa besar itu telah keluar dari Islam. Juga yang menentang penguasa yang syah(khuruj ‘alal sulthon)

    Balas
  • 16. HE_HE_HE  |  Juli 18, 2007 pukul 2:56 pm

    ORANG NU, KALO MAU TAHLIL, MULUDAN, RAJABAN, SILAHKAN … MONGGOOOOO ….. PAKE DUPA ALIAS MENYAN SEKILOOOO BIAR KULIT KAKEK KALIAN DIASEPIN TERRUSSSSS …. BIAR AWEEEETTTTT……. MONGGOOOOOOOOOOOO ….,

    NYANG MENGABDI SAMA AMERIKA DI JAZIRAH ARAB SANA, SILAHKAN ,…. MONGGGOOOOOOO …..

    GUWE NYANG BIKIN ONAR INI REPUBLIK KAFIR ….. DIMONGGGOIN GAK SICHHHH …………

    MONGGGOOOOOOOOOOO NYANG MAU GABUNG AME TERORIS … MONGGGOOOO …….

    Balas
  • 17. AZA  |  Juli 29, 2007 pukul 10:52 am

    Asslm…..

    Teman kita yg satu ini ya kurang kerjaan atau bahlul murokkab atau kurang akal.

    he_he_he_ semoga saudara cepat sembuh.

    Balas
  • 18. narimo  |  Agustus 6, 2007 pukul 2:55 am

    abu yusuf berkata,

    Juli 14, 2007 @ 3:59 pm

    oiya? benarkah dakwah Muhammad bin Abdul Wahab itu penuh pertumpahan darah? kalu boleh tahu di bagian mana ya? bagi saya pertumpahan darah dilakukan jika memang harus dilakukan seperti yang dilakukan oleh sahabat Ali bin Abi Tholib yang memerangi orang orang khowarij pimpinan Abdulloh bin Saba’ yang orang khowarij itu berlebihan dalam agama dan menganggap orang yang melakukan dosa besar itu telah keluar dari Islam. Juga yang menentang penguasa yang syah(khuruj ‘alal sulthon)
    = = = = =
    berarti menurut antum, kita yang ndak se aliran dengan wahabi boleh antum perangi gitu????? demikian juga yang non muslim??????
    khan ibn abdul wahab itu yang diperangi juga orang muslim dan ndak mau ikut fahaman dia?
    antum mau mensejajarkan ibn abdul wahab dengan khalifah Ali?????
    jauh . . . . jauh . . . . .

    Balas
  • 19. samaranji  |  Agustus 6, 2007 pukul 10:26 am

    ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

    katur kagem sedulur he_he_he (siapapun anda)
    SUMONGGO anda berpendapat sak’udele dw

    ISLAM itu rahmatan lil ‘alamin
    kata “ISLAM” sendiri adalah fi’il amar (kata perintah)
    jadi, jika sampeyan mengaku beragama ISLAM
    tebarkanlah rahmat & salam

    WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

    Balas
  • 20. Prawirasudarga  |  September 17, 2007 pukul 3:36 am

    Wahabi, salafi, Islam ala NU, syia, sunni dll. fakta yang ada mereka dalam cakupan 73 golongan, entah yang mana yang masuk sorga atau entah yang mana yang masuk neraka. ada yang tau ???

    Balas
  • 21. ziyad-hamzah  |  November 9, 2007 pukul 2:44 am

    Saya cm mengajak kita semua berpikir obyektif, tidak subyektif. Tidak merasa benar sendiri 100%, MAri kita telaah pelan2 ya..
    simak baek2, baik yg salafy indonesia, salafy a, ba dsb..:
    1.Pihak salafy, selalu menggunakan penjelasan umum untuk penjelasan khusus.
    Kita harus beramal sesuai quran dan hadis, maslahnya yg salafy maksud itu adalah alquran dan hadis menurut pemahaman ulama salfy, adapun tafsiran ayat dan hadis i luar kelompok salfy tidak dianggap apa2.
    Mereka melarang bermadzab, tapi mereka bermadzab bahkan bertaklid kaku ke ibnu taimiyah dan ibnu wahab. Ini namanya maksud hati menghindari kelompok lain eh jatuhnya ke sekte pula.
    Memangnya kalian itu siapa? apa kalian tidak mengetahui bahwa kalian telah melakukan suatu dosa yang sangat besar: MENODAI KEHORMATAN ULAMA!!!” ==> SIAPA YG MEMUTUSKAN SESEORANG BERDOSA BESAR?!? SIAPA YG MEMVONIS ORANG LAIN MENODAI ULAMA?!? APAKAH MENJELEKKAN YUSUF QARADHAWI JUGA BUKAN TERMASUK DOSA BESAR?? kalau menjelekkan ulama/menodai ulama adalah dosa besar, berarti para wahabyun juga melakukan DOSA BESAR! Pasti jawabannya: bahwa Qaradhawi bukan Ulama, kita bilang aja kalo begitu bin Baz, Rabi’ dan Muqbil juga diklaim orang lain BUKAN ULAMA! mereka pasti jawab dng tersinggung…mereka adalah ulama menurut para salafushshalih (Baca:golonganku), kita bisa bilang: kalau menurut golonganku Qaradhawi jg ulama.., pasti para salafyun/wahabyun akan bingung dan ujung2nya menuding dgn vonis ..bid’ah..pengikut ini itu..sambil ngeloyor pergi!
    2. sungguh, kalian ini sama sekali tidak memahami hadist Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam: “dan aku-lah sebaik-baik SALAF bagimu.”
    lha ini sudah jelas, memang RAsulullah 100% sebaik Salaf..tauladan dsb. semua muslim dan mukmin setuju, tapi SIAPA YG BILANG: AKU ORANG SALAFY, AKU MUQBIL..AKU RABI’..AKU TAYMIYAH..AKU BIN BAZ adalah sebaikbaik salaf??? Menyombongkan diri banget!!
    3.”Ana bilangin kalo masayekh wahabi menebar tahayul dengan fatwa MMB (matahari mengelilingi bumi).”
    Saya pernah diceritain memang di majalah salafy dan/atau as-sunnah kalo dibilang Matahari mengelilingi bumi.
    Ini ucapan orang bodoh aja tentang astronomi, lha wong jaman udah maju buangeet! Teropong bintang-Teleskop-Satelit udah berkeliaran kok masih pakai pendapat berkualitas ahli nujum alias dukun! Waktu saya bilang begini; jaman kan sudah berubah,teknologi udah maju kita bisa pakai alat dan kemajuan teknologi, teman saya di kampus yg org salafy menjawab:”saya tetap percaya Qur’an dan hadist”!! lha wong disinggung masalah teknologi kok njawabnya percaya Qur’an dan hadist. kalo masalah percaya sih.. saya dan banyak orang mukmin juga percaya..Pendapat seseorang yg melenceng dan ngawur kok di klaim: SAYA TETAP PERCAYA QUR’AN dan HADIST!! BERARTI PENDAPAT ULAMA MEREKA SUDAH DIANGGAP SEKALIBER QUR’AN dan HADIST??!!?? NGACOOO!!!
    4.”WONG orang2 yang yang disebutkn jamaah td seperti ke dukun,jampi2 gak kamu sikat”
    Ini orang gak fokus,lha forum ini khan bahas khusus masalah salafy, kok melebarkan topik ke dukun-jampi2 dsb. Ada forum tersendiri dan bukan disini!! SementAra orang salafy sendiri CUEK kayak BEBEK gak pernah prihatin masalah ISRAEL, ISlam Liberal, Setan BEsar George Bush!! dan KRistenisasi gak pernah di sikat! siapa yg disikat orang salafy? ==> ulama2 mesir, yusuf qaradhawi, orang-orang muslim… inilah sesungguhnya yg dibilang MENGHANCURKAN AHLUSUNNAH WAL JAMAAH DARI DALAM !!
    MATA-nya orang salafy mbok ya MELEK dan DIBUKA kalau keuangan Kerajaan Saudi yang berlebihan jutaan Real itu GAK DIPAKAI BUAT BANTU PEJUANG dan RAKYAT PALESTINA , TAPI MALAH MENGIJINKAN GEORGE BUSH BIKIN PANGKALAN MILITER di Bahrain BUAT MENGHANCURKAN AFGHAN..orang2 MUSLIM IRAK DAN ENTAH GILIRAN NEGARA MUSLIM MANA LAGI YG BAKAL HANCUR BERKAT BANTUAN RAJA ARAB SAUDI, sementara ULAMA saudi mulutnya mingkem-tersumbat-diem- gak berani nyap nyap.. tunduk taat patuh seperti kebo di cocok hidung !! ini yg dinamakan ulama????
    5.”kalau memang ingin memberikan ilmu yang benar? kenapa harus memakai topeng Salafy?”
    Kata2 ini membalik pada yg mengucap dan para semua salafyun/wahabyun.. kenapa kalian memakai topeng Salafy??!!??
    6.”tapi kelak akan terjadi perselisihan dikarenakan pemahaman agama mereka tidak seperti pemahaman kita (Sahabat yg diridhoi)”
    Mereka mengklaim dgn sangat khusus bahwa mereka bukan 72 gol yg sesat, siapa bilang?? emang ada di hadist bahwa gol yg selamat itu adalah disebut jelas redaksionalnya SALAFY?? siapa tahu yg selamat itu gol Ikhwanul Muslimin, TAblig..atau gol orang2 biasa yg tidak mau ‘bertempur’ menjelekkan orang mukmin dan beribadah dgn tawadhu tanpa embel2 nama dan baju gamis panjang niru2 orang arab!
    orang salafy wahaby itu suka ngributin sesuatu yg atak penting! kalo emang seseorang itu adalah: Ikhwanul Muslmn, Tabligh, Surury dsb..kepada siapa orang tsb mempertanggung jawabkan? PADA ALLAH ! lha kenapa orang salafy wahaby ribut??!!??? kurang kerjaan.
    KAtanya: DEMI Umat agar tidak salah salangkah, agar tdk tersesat agar tidak terperosok.agar..agar..demi umat..demi umat…bla..ball
    LAh umat aja gak ribut kok, umat gak keberatan! sok-sok an bilang umat tersesat! Film, sinetron merusak moral, narkoba, preman, yg merusak masyarakat gak pernah disinggung, ini orang tahlilan nyebut Allah malah di obrak-obrak..kurang kerjaan..kurang kerjaan…
    yg ada dimana2 kalau ada salfy pasti rebut, di sulawesi di lombok mereka biang perpecahan, aneh sekte yg mirip yahudi ini.
    Semoga Allah menjauhkan keturunan kita dari aliran salafy.

    Balas
  • 22. Abu abu  |  Desember 13, 2007 pukul 8:47 am

    seolah-olah salafy itu pemegang kunci surga.. he he (pinjem istilahnya narimo) .. jauh… mbok jangan ke ge-er an kalo kita udah ngelakuin apa yang “dianggep” sunnah trus kita bisa bledeng masuk surga. he he… padahal apa yang mereka anggep sunnah itu kan hanya anggepannya dan menganggap apa yang tidak dianggep sunnah oleh mereka sbg TBC. lha ini kan lucu…lucu banget…

    wong barsesha aja yang amalnya gak ketulungan banyaknya, ee karena gusti Allah gak berkehendak ya akhirnya mati tersesat. apalagi kalau kita inget cerita tentang seorang pembunuh yang telah membunuh 100 orang, trus kemudian dia pengen taubat, dan dalam perjalanan menuju taubatnya, ee dia keburu meninggal, akhirnya malaikat ngukur jaraknya dari kota asal sampai kota tujuan dan akhirnya dia masuk sorga.

    itulah, sorga dan neraka itu rahasia Allah. inget..penentu dari segalanya adalah Allah, bukan Muhammad bin Abd.Wahhab, Utsaimin, bin Baz, atau Albany.
    kadang-kadang saya mikir, mereka itu percaya gak sih kalau gusti Allah itu ada n ngawasi semua tindak tanduk mereka sehingga kok mereka berani-beraninya memasuki wilayah Tuhan dengan adanya kultur takfiry, menghalalkan darah, ke ge-er an dengan merasa paling berhak atas surga. Semua itu kan hak prerogatif Allah, kita hanya bisa memohon keridhaan-Nya, bukan dengan membangga-banggakan amalan kita…
    mbok mikir atuh…mikir… ada gusti Allah… Eling….

    =====================

    Wes…wes….. pokokeke bilang setuju bae aku…….. wong surga bukan milik wahabiyah, salafiyah aja kok…..

    Balas
  • 23. Abu abu  |  Desember 13, 2007 pukul 8:49 am

    buat Samaranji, ISLAM itu bukan fiil amar, tapi mashdar.
    belajar dulu gih…
    he he…

    =====================
    Pak Abu,…. anda benar. mungkin yang dimaksud sama Samaranji itu adalah kata “islam” “mim”nya sukun persis fiil amr mabni alas sukun….. hehehehe.

    Balas
  • 24. jono  |  Januari 31, 2008 pukul 4:28 am

    buat Tasbihin saleh
    Hei jangan ngomomgin orang luh orang saudi buntingin TKW kok luh diam ! bahkan TKW membela diri si Saudi Mati terbunuh TKW dihukum pancung apaan itu apa itu islam yang baik ! saudi biang wahabi kelakuannya kayak gitu cuma pengikutnya yang di indonesia pura-pura tidak tahu alias buta dan tuli karena dapat sokongan dana real kali !! iya mas

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


KOMUNITAS

PALING BENER..!?

Preman Agama

WARNING..!

Assalamualaikum wr wb. Diberitahukan kepada semua pengunjung blog ini, bahwa setiap komentar yang hanya made in copy paste kami anggap "SPAM". Kami mengharap, komentator menunjukkan kemampuan bernalar, berlogika dalam analisa, hujjah bahkan kritik liar di setiap artikel yang tersaji. Setiap komentar bisa di komentari secara timbal balik sehingga tercipta diskusi yang segar. Sekalipun muatan komentar itu asal muasalnya bukan hasil perenungan atau karya sendiri tetapi coba hindarilah pendapat yang meng-ekor “KATANYA” abu fulan bin abu-abu dengan cara copy paste. Berfikirlah bebas..!, liar…!! jangan sekedar jadi kacung.!! Wassalam wr wb. Best Regard. ASWAJA. Hn Wawan.

Harga Blog Ini


My blog is worth $30,485.16.
How much is your blog worth?

JUMLAH POPULASI

  • 129,707 PENDUDUK

TAMU YANG HADIR

TANGGALAN

April 2007
M S S R K J S
« Mar   Mei »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

NEWS UPDATE

ARSIP PADA


%d blogger menyukai ini: